Daftar Hantu Jepang Menakutkan

Daftar Hantu Jepang Menakutkan , Siapa yang tidak merinding atau bahkan juga menjerit waktu figure Sadako merayap keluar dari tv? Atau waktu hantu Kayako merayap dari tangga. Hantu hantu dalam film seram Jepang memang senantiasa sukses buat banyak pirsawan ketakutan.

Tidak cuma Sadako serta Kayako, terdapat banyak sifat hantu dalam film seram Jepang yang tidak kalah menyeramkan. Misalkan saja Teke Teke, Hikiko, serta Kuchisake onna. Serta nyatanya semua hantu ini bukanlah fiktif semata mata. Walaupun kejadian mereka dalam film udah diubah buat keperluan kesenangan, akan tetapi legenda terkait mereka sungguh sungguh ada serta tidak kalah mencekam.

Hikiko san

Hikiko san

Kejadian Hikiko memang tak setenar Sadako, Hanako, atau Kayaku dari franchise Ju On. Akan tetapi di Jepang sendiri kejadian hantu beberapa anak ini cukup kondang serta udah dibuatkan sejumlah film, salah satunya Shin Hikiko san, Hikiko san versi Sadako, Hikiko san versi Kokkuri san, serta Hikiko san versi Kuchisake Onna.

Hikiko cerita terkait hantu gadis cilik yang ketika hidupnya kerapkali di bully. Seusai mati ia kembali lagi jadi figure hantu yang kerapkali mengincar muridmurid sekolah. Apabila disaksikan dari terlalu jauh Hikiko kelihatan tengah menyeret boneka. Namun apabila dihampiri nyatanya mayat manusia yang diseretnya.

Menurut legenda, Hikiko sering menjadi korban pemerasan baik oleh orang tua ataupun kawan kawan di sekolahnya. Lantaran penindasan yang kerap dirasakannya badan Hikiko punya banyak cacat. Pada satu vs narasi, Hikiko meninggal dunia terbawa mobil lantaran keisengan kawan kawan sekolahnya. Seusai wafat, hantunya kerapkali cari korban, menyeret badan mereka selama jalan sampai tercerai berai.

Teke Teke

Teke Teke

Teketeke sebagai film seram karya sutradara Koji Shiraishi di tahun 2009. Ceritakan terkait serangkaian murid SMA yang coba pecahkan asrar hantu teke teke.

Teke teke termasuk narasi hantu yang kerapkali dipergunjingkan di Jepang. Konon ia yaitu hantu seseorang wanita yang mati mengenaskan dalam sesuatu stasiun kereta di Hokkaido. Sang wanita jatuh di atas rel kereta serta badan sisi bawahnya terlindas kereta. Arwahnya yang ingin tahu terus menghantui semuanya kota buat cari sisi badannya yang hilang.

Hantu ini dideskripsikan merayap dengan ke dua tangannya yang seperti cakar. Nada kertakan yang tampak dari rangkakannya terdengar seperti kata 'teke, teke'. Sesaat sisi pinggang sampai kakinya amblas, bikin barang siapa yang memandangnya ketakutan 1/2 mati.

Bancho Sarayashiki (Okiku)

Bancho Sarayashiki (Okiku)

Sesungguhnya Sadako memang sifat fiktif novelis Koji Suzuki. Akan tetapi sifat ini benar benar diadaptasi dari pelbagai sifat onryo, hantu pembalas marah yang diketahui di legenda legenda. Satu diantara buah pikirannya yaitu Bancho Sarayashiki yang ceritakan terkait sejarah mengenaskan Okiku.

Sesuai sama Sadako, Okiku pun dibunuh serta dilepaskan ke sumur. Hingga waktu ini sumur tempat mayatnya dibuang di Puri Himeji masih ada. Menurut satu diantara vs narasi, Okiku yaitu pelayan yang menghancurkan/menyingkirkan salah di antara satu dari sepuluh pusaka punya tuannya. Sejak mulai kematiannya, tiap tiap malam terdengar nada Okiku yang meratap sembari mengalkulasi pusaka dari dalam sumur.

Demikian hingga ke angka sembilan, suaranya berubah jadi tangisan mengiris hati. Infonya arwah Okiku baru dapat ditenangkan apabila dari atas ada orang yang berteriak 'sepuluh' buat lengkapi hitungannya.

Yotsuya Kaidan (Oiwa)

Yotsuya Kaidan (Oiwa)

Sesuai sama Sadako, roh Kayako yang menghantui film Ju on The Grudge pun cuman fiktif. Kejadiannya mendapat inspirasi dari legenda Yotsuya Kaidan. Bila Kayako disiksa sampai meninggal dunia oleh suaminya yang pencemburu, Yotsuya Kaidan ceritakan terkait Oiwa. Oiwa yaitu istri yang setia membaktikan terhadap suaminya, Tamiya Iemon.

Iemon yang kehilangan posisi jadi samurai mesti kerja serampangan buat menyambung hidup. Lantaran muak dengan hidupnya yang saat ini kesukaran, ia mulai membenci si istri. Lantaran suka dengan cucu tetangganya yang kaya raya, Iemon meracuni Oiwa biar ia dapat menikah lagi. Toksin itu bikin badan Oiwa cacat serta ia mati pada situasi yang mengenaskan.

Dalam hari pernikahan Iemon, hantu Oiwa tuntut balas. Disaat Iemon buka cadar istri barunya, yang kelihatan yaitu paras rusak Oiwa. Terasa ketakutan, Iemon memotong istri serta mertuanya. Selanjutnya Iemon meninggal dunia di tangan saudara lelaki Oiwa. Kejadian Oiwa diadaptasi berubah menjadi drama kabuki yang tetap dipentaskan sampai saat ini.

Toire no Hanako san

Toire no Hanako san

Ada dua film yang ceritakan terkait Hanako sang hantu toilet. Film pertama yaitu School Mystery yang luncurkan pada tahun 1995. Sesaat film yang lain yaitu Toire no Hanako pada tahun 1998.

Ke dua film itu cerita terkait Hanako, hantu gadis cilik yang kerapkali ada di toilet ketiga lantai ketiga suatu gedung sekolah tua. Hanako dideskripsikan jadi seseorang gadis cilik dengan rambut pendek serta memakai rok merah.

Menurut legenda, Hanako terbunuh waktu gempuran udara pada era Perang Dunia II. Melawan dengan yang lain menuturkan Hanako dibunuh oleh predator seksual yang merasanya bersembunyi dalam toilet. Kejadian Hanako begitu tenar pada tahun 1980an serta masih kerap terdengar sampai waktu ini.