Kenapa Kita Tidak Boleh Lagi Bilang “Aku Ingin Lihat Hantu”?

Kenapa Kita Tidak Boleh Lagi Bilang “Aku Ingin Lihat Hantu”? Melihat hantu bukanlah sebuah perkara yang mudah dan bukan hal main-main. Ada orang yang memang diberikan kemampuan khusus untuk melihat makhluk tak kasat mata, ada juga yang memang tidak bisa, meskipun sudah berusaha.

Sayangnya, hal-hal metafisik ini memang membuat penasaran untuk dilewatkan. Oleh karena itu, banyak orang mengeluarkan celetukan nyeleneh, “Aku pengen lihat hantu”. Padahal, bagi kepercayaan orang Indonesia, ungkapan tersebut cukup tabu untuk diucapkan dan sebaiknya tidak usah dilontarkan. Kenapa?

1. Bikin kamu malah jadi tambah takut sama hantu.

Tadinya kamu gak takut sama hantu. Tapi, setelah kamu ngomong pengen lihat hantu, dan permintaanmu itu terkabul, kamu malah jadi takut beneran. Makanya, kalau belum siap mental, jangan suka bilang pengen ketemu setan.

2. Pengakuanmu yang pengen lihat hantu itu juga bakal berisiko di-bully oleh orang-orang yang punya indera keenam.

Mereka pasti kesel sama kamu. Kenapa? Karena kamu dianggap main-main sama hal metafisika. Buat mereka, hantu atau sosok sejenisnya bukan bahan bercandaan. Karena itu, tak enteng melontarkan tuturan ingin bertemu dengan makhluk halus.

3. Kamu dianggap nantangin hantu.

Memang manusia seharusnya tak boleh takut dengan hantu. Sebab, bagaimanapun, hantu akan kalah dengan manusia. Meski demikian, kamu tak boleh serta merta mengganggu ketenangan mereka. Kalau kamu ucapkan kalimat ingin lihat hantu, bisa saja itu artinya nantangin. Kalau hal buruk terjadi, siapa yang repot?

4. Setelah dikabulkan bisa lihat hantu, kamu malah jadi trauma.

Kamu gak tahu wujud hantu itu seperti apa. Kamu pun penasaran setengah mati. Setelah bener-bener bisa ngelihat, ternyata wujud hantu itu di luar batas ekspektasimu. Hantu itu serem banget! Setelah itu, kamu pun jadi trauma. Nah, mahal jadi berdampak buruk, kan?

5. Bisa-bisa, kamu malah kerasukan setan.

Kalau dianggap nantangin setan, bisa-bisa kamu malah kerasukan. Mereka, roh-roh tak kasat mata, akan menganggap kamu mempertanyakan keberadaan mereka. Mereka malah bisa berbuat tidak baik sama kamu. Hal itu bukan gak mungkin terjadi, lho.

6. Kamu dianggap orang yang aneh sama temen-temenmu.

Ya iyalah. Mereka pasti akan gak nyaman sama kamu kalau tiba-tiba kamu pengen lihat hantu. Keinginan itu di luar kebiasaan manusia pada umumnya. Mereka akan menganggap kamu aneh, kemakan program televisi yang gak jelas, atau sedang berada dalam kondisi kejiwaan yang gak sehat.

7. Belum lagi kalau kamu jadi parnoan dan gak berani ke mana-mana sendiri.

Sebenernya kamu gak siap lihat hantu, tapi kepengen. Nah, pas sudah lihat, ternyata serem banget dan kamu kebayang-bayang terus. Kamu pun jadi parno gak berani ke mana-mana sendiri dan akhirnya ngerepotin orang minta di temenin ke sana kemari.

8. Terus setelah lihat hantu kamu mau apa? Kan gak ada tujuan yang jelas.

Jelas gak sih tujuanmu ingin melihat hantu? Apa sekadar ingin gaya-gayaan dan pamer ke lingkungan sosial kalau kamu pernah bertemu dengan hantu?

Kalau mau lihat hantu, biarkan alami, jangan memaksa untuk ingin melihat, apalagi terkesan nantangin. Takutnya malah berdampak buruk buat kamu.